Wednesday, July 13, 2011

Pertama kali ku belajar menulis

Ku masih ingat banget pertama kali ku belajar menulis, waktu itu yang ku ingat adalah ketika ku memagang sebuah pensil kakak ku kalau tidak salah ketika dia duduk di bangku SD kelas 1 dan usia ku pada saat itu adalah 5 tahun. 

Mungkin itu bukan awal aku menulis sebuah tulisan atau coretan yang pertama kali ku buat pada dinding-dinding rumah atau bahkan pada ubin rumah ku. 

Namun buat ku pertama kali ku ingat ku menulis adalah merupakan hal pertama ku mulai belajar menulis. Saat itu aku ingat bahwa kakak ku sedang belajar membaca dan mewarnai sebuah gambar. Ketika itu aku memperhatikan dan mengikuti tingkah laku yang dilakukan kakak ku itu. Mungkin saat itu aku tidak tahu bagaimana menggunakan pensil dengan baik, yang ku perbuat bukan lah membantu kakak ku dalam mengerjakan pekerjaan rumahnya namun aku membantu dia mencoret-coret bukunya. Habislah aku dimarahinnya karena ulah ku tersebut. 

Keesokan harinya aku dibelikan sebuah buku oleh kakak ku yang satunya, entah dipinjamkan atau mungkin buku yang tidak dia pakai. Saat itu pula aku diajarkan bagaimana cara membuat sebuah garis dan membuat pagar yaitu garis yang banyak dan diberi garis ditangahnya sehingga nampak seperti pagar. 

Sulit ku membayangkan masa itu tanpa sebuah Foto

Saat itu kami belum mengenal yang namanya foto, mungkin pada tahun 1994 foto saat itu masih mahal dan belum banyak yang punya hape dengan kamera sehingga momen masa kecil ku itu tidak ada kenangan fotonya, sungguh masa-masa yang hanya dapat direkam dari pikiran saja dan ingatan yang saat ini mulai pudar karena banyak hal-hal yang baru dan menjadi pikiran yang amat sangat menyiksa, baik urusan pribadi, urusan kerjaan baik urusan kuliah. Namun semua itu harus berjalan beriringan dan sejalan dengan apa yang aku impikan. 

Ternyata semua itu hanya akan jadi kenangan

Masa kecil merupakan masa-masa dimana kita berpikir lepas tanpa beban dan tanpa perasaan, semua serasa amat menyenangkan yang ada hanya ingin bermain dan bergembira dengan teman-teman sebaya. Masa itu memang masa yang mudah sering kali banyak orang melupakannya, namun jika kita mampu membayangkan masa kecil kita dulu maka kita akan mampu pula membayangkan akan menjadi apa kita kelak. 

Dalam diri ku selalu ada keinginan untuk mencoba baik hal yang buruk maupun hal yang baik, namun hingga saat ini yang sering ku lakukan adalah hal-hal yang baik. Itu menurut pandangan ku entah bagaimana tentang pandangan orang lain tentang diri ku. Bahkan aku sendiri tidak tahu sisi buruk ku dimana dan sisi baik ku dimana, yang aku tahu adalah sikap ku ke orang lain tidak memberikan mereka melupakan ku namun terkadang mereka mencari ku dan membutuhkan ku (orang-orang tertentu saja).
Ingin rasanya ku membuat orang yang didekat ku tertawa lepas, melupakan sedikit beban yang ada. Namun pada dasarnya aku pun masih belum mampu tertawa lepas untuk melupakan masalah ku ini. Hanya dengan mengingat dan mengenang masa lalu dan perjalan hidup ku, ku berharap dapat membuat ku sedikit melupakan beban pikiran yang ada dalam otak ku. Andai otak ini bisa di format sedikit saja memori tentang kesedihan. Namun hal itu tidak akan terjadi kecuali ada istilah Amnesia atau Gila. Tapi aku tidak mau melupakan semua itu, karena dengan kesedihan dan kesenangan yang ku jalani saat ini dan nanti ku berharap bisa menjadi batu loncatan untuk ku menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya dan mampu membuat orang lain disekitar ku terutama orang-orang yang ku sayangi tersenyum melihat ku ketika ku telah tiada. 

Kembali kemasa dimana ku pertama kali menulis

Tulisan yang pertama aku buat ketika itu adalah sebuah huruf yang sangat-sangat bermanfaat untuk ku, yaitu aku diajarkan bagaimana menulis nama ku sendiri. Saat itu ku berpikir bagaimana caranya ku menulis nama ku tersebut, apakah aku bisa? dan bagaimana menulisnya? itu yang ada dalam benak ku saat itu. Akhirnya ku diajarkan mengenal huruf dari huru A sampai Z. Selama ku hidup huruf yang ku tahu dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris adalah huruf abjad dari A sampai Z. Mungkin huruf lain pun ada namun itu bisa dibilang huruf sandi atau huruf-huruf jawa serta sansekerta. Tapi aku tidak akan menceritakan tentang bagaimana aku mengenal huruf abjad tersebut. Karena dengan aku mampu menuliskan nama ku tersebut sudah membuktikan diri ku mampu mempelajari huruf abjad sebelum ku duduk di bangku SD. 

Begitulah cerita pertama kali ku belajar menulis, bagaimana dengan anda?

0 comments:

Post a Comment